PELATIHAN KETERAMPILAN PEMBUAATAN KERUPUK IKAN TAMBAN MASYARAKAT PANTAI ALAM SERDANG BAHARI GUNA MENINGKATKAN PEREKONIMIAN MASYARAKAT PESISIR
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v11i4.451Keywords:
Community Empowerment, Tamban Fish Crackers, Village MSMe, Green Economy, Blue EconomyAbstract
The number of visitors to ASB Beach Ecotourism has not sufficiently supported the livelihoods of the MFFG ASB community post-COVID-19 and amidst ongoing coastal abrasion. To address this issue, an initiative is required to enhance the income of MFFG ASB by leveraging local resources, specifically through the processing of fresh fish into crackers. Tamban fish, abundant in the Pantai Labu sub-district, has significant but underutilized economic potential for this purpose. The goal of this community service project is to empower MFFG ASB to increase its income by transferring technology via tamban fish cracker-making training. This training, held on August 5, 2024, featured trainers from the Marine Service and included 15 participants, along with lecturers, Marine Service staff, students, and MFFG ASB members. The training resulted in the production of savory and delicious crackers, although there remain areas for improvement, particularly concerning the moisture content of the final product. It is anticipated that this initiative will not only enhance the viability of MFFG ASB in managing ASB Beach Ecotourism but also contribute positively to the local economy and community well-being in the future.
Kedatangan penunjung ke Ekowisata Pantai ASB belum bisa memberikan kontribusi yang memadai kepada kehidupan KTHM ASB paska Covid 19 dan Abrasi Pantai. Dibutuhkan suatu kegiatan yang bisa meningkatakan pendapatan KTHM ASB dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya seperti pengolahan Ikan segar menjadi kerupuk. Ikan Tamban adalah bahan utama kerupuk yang digunakan dan merupakan potensi yang berlimpah namun non ekonomis di kecamatan pantai labu, tempat domisili Pantai ASB. Tujuan PkM ini adalah KTHM ASB bisa meningkatkan pendapatannya melalui transfer teknologi melalui pelatihan pembuatan kerupuk ikan tamban agar bisa menjadi cikal bakal produk UMKM yang bisa bersaing di pasaran. Pelatihan dilakukan pada tanggal 5 Agustus 2024 dengan menghadirkan pelatih dari Dinas Kelautan. Peserta yang berpartisipasi berjumlah 15 orang ditambah Dosen, Staf Dinas Kelautan, mahasiswa dan anggota KTHM ASB. Hasil pelatihan kerupuk menghasilkan kerupuk yang gurih dan lezat walaupun perlu beberapa hal yang terus dievaluasi dan diperbaiki. Diharapkan kegiatan ini bisa membuat KTHM ASB sembari mengelola Ekowisata Pantai ASB juga eksis dan sukses dimasa yang akan datang dan mampu memproduksi kontribusinya kepada ekonomi dan masyarakat.
References
Buhari, N., Waspodo, S., Damayanti, A. A., Rahman, I., & Himawan, M. R. (2021). Pelatihan Pengolahan Produk Perikanan Bagi Wanita Pesisir Di Desa Mertak Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Indonesian Journal of Fisheries Community Empowerment, 1(1), 29–35.
Habibah, U., Nurlaili, N., Amalia, Z., & Fona, Z. (2018). Pelatihan Pemanfaatan Daging Ikan Bulan Pada Pembuatan Kerupuk Ikan Yang Bebas Dari Bahan Tambahan Makanan Sintetis Di Desa Jambo Timu Kecamatan Blang Mangat Kota Lhokseumawe. Jurnal Vokasi, 2(1), 52–59.
Kaliurang, L. S. (2019). Asset-Based Community Development: Strategi Pengembangan Masyarakat di Desa Wisata. EMPOWER: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 4(2).
Laila, K., Hasibuan, S., Rumondang, R., & Batubara, J. P. (2020). Pemanfaatan Ikan Tamban Menjadi Produk Olahan Kerupuk Ikan Didesa Pahang Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara. Jurnal Anadara Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1).
Malta. (2023). The Concept of Strategy in Community Empowerment: A Literature Review. Influence: International Journal of Science Review, 5(3), 24–34. https://doi.org/10.54783/influencejournal.v5i3.179
Mustanir, A., Faried, A. I., Mursalat, A., Kusnadi, I. H., Fauzan, R., Siswanto, D., & Widiyawati, R. (2023). Pemberdayaan Masyarakat. Global Eksekutif Teknologi.
Nasution, E., Sudayarti, E., & Ardiani, F. (2019). Prevention of stunting in school children through the utilization of local food in the form of tamban fish (Spratelloides gracilis) and spinach at Rugemuk Village Labu beach district. ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 706–711.
Nugroho, T. S., & Sukmawati, U. (2020). Pengaruh metode pengeringan kerupuk udang windu (Paneaus monodon) terhadap daya kembang dan nilai organoleptik. Manfish Journal, 1(2), 107–114.
Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model participation action research dalam pemberdayaan masyarakat. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6(1), 62–71.
Rakib, M. (2016). Strategies of community empowerment for the economic development in Makassar Indonesia. Jurnal Man In India, 96(11), 4553–4563.
Rosiani, N., Basito, B., & Widowati, E. (2015). Kajian karakteristik sensoris fisik dan kimia kerupuk fortifikasi daging lidah buaya (Aloe vera) dengan metode pemanggangan menggunakan microwave. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 8(2), 84–98.
Sabillah, V. S., Deby, R., & Lubis, A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat melalui Demosntrasi Pembuatan Basreng Berbahan Dasar Ikan Tamban (Spratelloides Gracillis) Didesa Bogak Besar. 5(6), 2201–2208.
Safiri, R. D., & Wahid, S. H. (2021). Pelatihan pembuatan kerupuk ikan sebagai ide kewirausahaan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di desa kalisangka dusun mawar kepulauan mamburit. Prosiding Pengabdian Masyarakat, 1, 322–334.
Sari, D. I., Subiantoro, N., & Ningrum, M. P. (2023). IDENTIFIKASI PENANGANAN UTAMA MENGHADAPI ABRASI PADA EKOWISATA PANTAI ALAM SERDANG BAHARI. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 509–517.
Yani, R. A., Fatahurrazak, & Adel, J. F. (2021). Analisis Kelayakan Usaha dan Analisis Sensitivitas dari Home Industry Pengolahan Kerupuk Ikan Tamban di Kelurahan Sungai Lekop Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan. SOJ (Student Online Journal), 2(2), 780–788. https://soj.umrah.ac.id/index.php/SOJFE/article/download/1174/1033