ANALISIS KAPASITAS INSTITUSIONAL SEKOLAH DASAR INKLUSIF DI KAWASAN PERI-URBAN: STUDI MANAJEMEN PELAYANAN PUBLIK DI KOTA SAMARINDA
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v11i3.417Keywords:
Sekolah inklusif, kapasitas institusional, manajemen pelayanan publik, peri-urban.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas institusional sekolah dasar inklusif di kawasan peri-urban Kota Samarinda dalam perspektif manajemen pelayanan publik. Studi ini dilatarbelakangi oleh masih minimnya kualitas dan pemerataan layanan pendidikan inklusif di wilayah pinggiran kota, khususnya di Kecamatan Samarinda Utara dan Loa Janan Ilir. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada tiga sekolah dasar inklusif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumen, lalu dianalisis menggunakan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas institusional sekolah masih rendah, ditandai dengan terbatasnya kapasitas teknis guru, lemahnya manajemen internal sekolah, serta kurangnya kemitraan eksternal yang sistemik. Dimensi kapasitas relasional yang belum berkembang menghambat pendekatan whole-of-government dan whole-of-community, yang seharusnya menjadi dasar tata kelola inklusif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kelembagaan sekolah melalui peningkatan kompetensi guru, perencanaan berbasis inklusi, serta pengembangan tata kelola kolaboratif berbasis governance jaringan. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam upaya mendorong pelayanan pendidikan yang lebih responsif, adil, dan berkelanjutan bagi anak berkebutuhan khusus di wilayah peri-urban.
References
ADB. (2019). Fostering Growth and Inclusion in Asia’s Peri-Urban Areas. Asian Development Bank.
Alhaddad, M. R. (2020). Konsep Pendidikan Multikulturan Dan Pendidikan Inklusif. Raudhah Proud to Be Professionals Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 5(1), 21–30. https://doi.org/10.48094/raudhah.v5i1.57
Andrikopoulos, V., & Ifanti, A. Α. (2020). New Public Management and Governance: Quo Vadis? Journal of Public Administration and Governance, 10(3), 430. https://doi.org/10.5296/jpag.v10i3.17494
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Samarinda. (2023). Kota Samarinda Dalam Angka 2023.
Bovaird, T., & Loeffler, E. (2012). From Engagement to Co-production: The Contribution of Users and Communities to Outcomes and Public Value. VOLUNTAS: International Journal of Voluntary and Nonprofit Organizations, 23(4), 1119–1138. https://doi.org/10.1007/s11266-012-9309-6
Denhardt, R. B., & Denhardt, J. V. (2003). The New Public Service: Serving Rather Than Steering. In Public Administration Review. https://doi.org/10.1111/0033-3352.00117
Dinas Pendidikan Kota Samarinda. (2024). Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusif. Dinas Pendidikan Kota Samarinda.
Florian, L., & Black-Hawkins, K. (2011). Exploring Inclusive Pedagogy. British Educational Research Journal, 37(5), 813–828. https://www.jstor.org/stable/23077052
Grindle. (1997). Getting Good Governance: Capacity Buildingin The Public Sector of Developing Countries (S. Marilee, Ed.). Harvard Institute for International Development.
Hill, M., & Hupe, P. (2002). Implementing Public Policy: Governance in Theory and in Practice. SAGE Publications.
Juhri. (2023). Evaluasi Program Pendidikan Inklusif Pada Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Manajemen Dan Supervisi Pendidikan, 2(4), 425-431, 2(4), 425–431.
Karmilasari, V., Utami, A., & Agustino, M. F. (2023). Dynamic Governance: Educational Transformation Through the Merdeka Belajar Policy “Sekolah Penggerak” in Lampung Province (pp. 792–804). https://doi.org/10.2991/978-2-38476-046-6_76
Karmilasari, V., Utami, A., & Puspawati, A. A. (2023). Analyzing the impact of education policy on the quality of education in disadvantaged areas in Bongan sub-district, Kutai Barat district. Journal of Research in Social Science and Humanities, 3(2), 71–75. https://doi.org/10.47679/jrssh.v3i2.195
Kinanthi, T. K., Wardani, D. K., Sarie, A. C., & Marini, A. (2024). Meningkatkan Efektivitas Manajemen Sekolah Dalam Penerapan Pendidikan Inklusif Di Sekolah Dasar. 1(3), 9. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.532
Kriswanto, D., Suyatno, S., & Sukirman, S. (2023). Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Sekolah Dasar: Analisis Faktor-Faktor dan Solusi yang Ditawarkan. Jurnal Basicedu, 7(5), 3081–3090. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i5.6167
Kurniawan, A., Satya, G., Badan, N., Keuangan, P., Aset, D., Provinsi, D., & Tengah, J. (2024). Akuntabilitas dalam Penyusunan Rencana Kerja Sekolah: Studi Kasus Sekolah yang Menjadi Kewenangan Provinsi Jawa Tengah. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan, 10(4). https://doi.org/https://doi.org/10.56015/gjikplp.v10i4.255
Mandasari, Z. (2022). Implementasi Pendekatan Citizen’s Charter Terhadap Aksesibilitas Pelayanan Publik: Studi Kasus Pada Penyandang Disabilitas Di Kota Banjarbaru. Bappenas Working Papers, 5(3), 394–406. https://doi.org/10.47266/bwp.v5i3.188
Muzdalifah, F., & Billah, H. (2017). Pengaruh Efikasi Pada Sikap Guru Terhadap Pendidikan Inklusif. JPPP - Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 6(1), 26–34. https://doi.org/10.21009/jppp.061.04
Osborne, S. P. (2006). The New Public Governance? Public Management Review, 8(3), 377–387. https://doi.org/10.1080/14719030600853022
Panduan Pelaksanaan Pendidikan Inklusif. (2022).
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009. (n.d.).
Putri, Y., & Hamdan, S. R. (2021). Sikap Dan Kompetensi Guru Pada Pendidikan Inklusi Di Sekolah Dasar. Jpi (Jurnal Pendidikan Inklusi), 4(2), 138. https://doi.org/10.26740/inklusi.v4n2.p138-152
Sukadari, S. (2020). Pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Pendidikan Inklusi. Elementary School Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ke-Sd-An, 7(2). https://doi.org/10.31316/esjurnal.v7i2.829
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (n.d.).
Wafiqni, N., Rahmaniah, N., & Supena, A. (2023). Strategi Pembelajaran Untuk Anak Berkesulitan Belajar Di Sekolah Inklusif. Primary Jurnal Keilmuan Dan Kependidikan Dasar, 15(1), 95–112. https://doi.org/10.32678/primary.v15i1.7800