ANALISIS PROYEKSI MASA DEPAN DAN ALTERNATIF KEBIJAKAN DIGITAL FARMING
DOI:
https://doi.org/10.56015/gjikplp.v11i3.371Keywords:
Digital Farming, Proyeksi Masa Depan, Analytic Hierarchy Process (AHP)Abstract
Indonesia mengalami perkembangan perkeonomian digital ditengah tragedi COVID-19, kondisi ini didukung melalui peningkatan penggunaan platform e-commerce, layanan keuangan digital hingga promosi melalui media sosial. Namun kontribusi sektor pertanian Indonesia masih rendah dalam mengikuti perubahan pasar digital tersebut. Tulisan ini menganalisis kondisi masa depan sektor pertanian di Indonesia serta mengembangkan alternatif kebijakan melalui metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Hasil analisis menemukan bahwa diprediksikan tingkat penggunaan internet pada sektor pertanian akan terus meningkat. Sedangkan hasil analisis proses hirarkis menemukan penyebab sektor pertanian belum berkontribusi pada ekonomi digital yakni keterbatasan akses jaringan internet serta rendahnya tingkat pendidikan petani. Sehingga apabila kondisi ini tidak ditindaklanjuti diprediksikan akan berdampak pada terbatasnya kebermanfaatan ekonomi digital dan penurunan kontribusi sektor pertanian. Untuk itu diperlukan perluasan akses teknologi informasi dan pendampingan digital farming antar pemerintah dan swasta.
References
Badan Pusat Statistik. 2008. Hasil Pendataan Potensi Desa 2008
Badan Pusat Statistik. 2009. Hasil Pendataan Potensi Desa 2009
Badan Pusat Statistik. 2010. Hasil Pendataan Potensi Desa 2010
Badan Pusat Statistik. 2011. Hasil Pendataan Potensi Desa 2011
Badan Pusat Statistik. 2012. Hasil Pendataan Potensi Desa 2012
Badan Pusat Statistik. 2013. Hasil Pendataan Potensi Desa 2013
Badan Pusat Statistik. 2014. Hasil Pendataan Potensi Desa 2014
Badan Pusat Statistik. 2015. Hasil Pendataan Potensi Desa 2015
Badan Pusat Statistik. 2016. Hasil Pendataan Potensi Desa 2016
Badan Pusat Statistik. 2017. Hasil Pendataan Potensi Desa 2017
Badan Pusat Statistik. 2018. Hasil Pendataan Potensi Desa 2018
Badan Pusat Statistik. 2019. Survey Sosial Ekonomi tahun 2019.
Badan Pusat Statistik. 2019. Survey Angkatan Kerja 2019
Badan Pusat Statistik. 2021. Statistik E-Commerce 2021
Van Ark, B., Erumban, A., Corrado, C., Levanon, G. 2016. Navigating the New Digital Economy: Driving Digital Growth and Productivity from Installation to Deployment. Conference Board, Incorporated.
Google.,Temasek., Bain & Company. 2021. E-Conomy SEA 2021- Roaring 20’s: The SEA Digital Decade. Availabke at: https://services.google.com/fh/files/misc/e_conomy_sea_2021_report.pdf. Diakses 4 November 2024
Google.,Temasek., Bain & Company. 2019. E-Conomy SEA 2019- Roaring 20’s: The SEA Digital Decade.
Kementerian Pertanian. 2021. Statistik Ketenagakerjaan Sektor Pertanian 2021
Kementerian Pertanian. 2020. Statistik Ketenagakerjaan Sektor Pertanian 2020
Kementerian Pertanian. 2019. Statistik Ketenagakerjaan Sektor Pertanian 2019
Kementerian Pertanian. 2018. Statistik Ketenagakerjaan Sektor Pertanian 2018
Kementerian Pertanian. 2017. Statistik Ketenagakerjaan Sektor Pertanian 2017
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 2019. Pemanfaatan dan Pemberdayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Petani dan Nelayan (Survey Rumah Tangga dan Best Practices)
McKinsey. 2016. Unlocking Indonesian’s Digital Opportunity; McKinsey Indonesian Office
McKinsey. 2020. Unlocking Indonesian’s Digital Opportunity; McKinsey Indonesian Office
Sayekti, N. W. (2018). Tantangan perkembangan ekonomi digital di indonesia. Info singkat, 10(5), 19-24.
The World Bank. 28 Oktober 2021. Digital Economy in Indonesia. Available at: https://www.worldbank.org/en/news/infographic/2021/10/28/digital-economy-in-indonesia. Diakses: 6 November 2024